Kamis, 28 Agustus 2014

Suka Sama Mantan Pacarnya Temen

Yoo apa kabar semuanya  udah lama kaga iseng nih khakhakhakhak . Hmmm gw mau share yaaa semacam peraturan tak terlulis yang berlaku di tongkrongan cowo sih, ya gak semua tongkrongan juga beda tongkrongan beda gaya lagi  hahha… jadi mungkin beberapa diantara kita pernah atau lagi ngerasa sett si anu mantan nye bro si A lucu juga yaaa. Nah kalo lo lagi ngerasa begitu gw Cuma mau kasih saran aj sih terserah di denger sukur gak ya kelewatan nguahaha, langsung aj ya.
Jadilah cowo gentle. Ada baik nya lo terus terang sama kawan lo itu kalo lo tertarik sama mantan nya doi ya semacam minta restu deh. Dari situ kan bisa keliatan mantan nya kawan lo itu  mantan yang bagaimana di mata kawan lo.  Mungkin bakal ada beberapa jawaban juga yang keluar entah direstui entah enggak seengak nya udh minta restu dari situ lo bisa ngambil keputusan untuk maju terus atau ya lo sudahi niatan lo. Soal nya biar bagaimana juga yang namanya mantan temen itu biar Cuma main-main kawan lo waktu sama doi pasti ada saja hal yang membuat hubungan pertemanan agak merenggang ya balik lagi tergantung lo dan kawan lo menyikapi nya bagaimana. Tapi kadang lo dan kawan lo sudah menyikapinya sebaik mungkin dan akhir nya lo jadian am mantan temen lo pasti ada saja yang membuat hubungan perkawanan merenggang deh ya entah dari si mantannya kawan lo yang sudah sama lo ngelarang terlalu dekat sama mantan nya dan juga nongkrong jadi agak canggung itu pasti ada biar semain main nya kawan lo ama mantan nya pasti lah tersempil sedikit rasa sayang biar Cuma dikit pasti ada. Jadi intinya sih gw cuma mau ngomong kalo jadian sama mantan temen itu kurang baik di mata gw. Ya gw juga gak maksa buat kalian yang baca ini meng iyakan pendapat gw nama nya juga share bebas berpendapat lah kalian hehe. Masih banyak gadis gadis di luar sana yang menunggu keberuntungan nya buat dapat lo kok haha so cari lah gaids gadis tersebut. Enjoy ^_^V

Rabu, 02 Mei 2012

Fenomena IFRS di Indonesia

IFRS merupakan standar akuntansi internasional yang diterbitkan oleh International Accounting Standard Board (IASB). Standar akuntansi ini disusun oleh empat organisasi utama dunia yaitu Badan Standar Akuntansi Internasional (IASB), Komisi Masyarakat Eropa (EC), Organisasi Internasional Pasar Modal (IOSOC), dan Federasi Akuntansi Internasional (IFAC).
Natawidnyana (2008) menyatakan bahwa sebagian besar standar yang menjadi bagian dari IFRS sebelumnya merupakan International Accounting Standard (IAS). Kemudian IASB mengadopsi seluruh IAS dan melanjutkan pengembangan standar yang dilakukan.

Tujuh Manfaat Penerapan IFRS

Ketua Tim Implementasi IFRS-Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Dudi M Kurniawan mengatakan, dengan mengadopsi IFRS, Indonesia akan mendapatkan tujuh manfaat sekaligus.
  1. Pertama, meningkatkan kualitas standar akuntansi keuangan (SAK).
  2. Kedua, mengurangi biaya SAK.
  3. Ketiga, meningkatkan kredibilitas dan kegunaan laporan keuangan.
  4. Keempat, meningkatkan komparabilitas pelaporan keuangan.
  5. Kelima, meningkatkan transparansi keuangan.
  6. Keenam, menurunkan biaya modal dengan membuka peluang penghimpunan dana melalui pasar modal.
  7. Ketujuh, meningkatkan efisiensi penyusunan laporan keuangan.
KENDALA KONVERGENSI PSAK KE DALAM IFRS
  • Dewan standar kauntansi yang kurang sumberdaya
  • IFRS berganti terlalu cepat sehingga ketika masih dalam proses adopsi satu standar IFRS dilakukan, pihak IASB sudah dalam proses mengganti IFRS tersebut
  • Kendala bahasa, karena stiap standar IFRS harus diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan seringkali ini tidaklah mudah
  • Infrastruktur profesi akuntansi yang belum siap
  • Kesiapan perguruan tinggi dan akuntan pendidik untuk berganti acuan ke IFRS
  • Support pemerintah terhadap issue konvergensi
MANFAAT KONVERGENSI IFRS
  • Memudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Keuangan yang dikenal secara internasional
  • Meningkatkan arus investasi dlobal melalui transparansi
  • Menurunkan biaya modal dengan membuka peluang fund raising melalui pasar modal secara global
  • Menciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan
  • Meningkatkan kualitas laporan keuangan, dengan antara lain, mengurangi kesempatan untuk melakukan earning management
Konvergensi IFRS di Indonesia
Berikut adalah Roadmap Konvergensi IFRS di Indonesia
1.      Tahap adopsi (2008 – 2010)
·         Adopsi seluruh IFRS ke PSAK
·         Persiapan infrastruktur yang diperlukan
·         Evaluasi dan kelola dampak adopsi terhadap PSAK yang berlaku
2.      Tahap persiapan akhir (2011)
·         Penyelesaian persiapan infrastruktur yang diperlukan
·         Penerapan secara bertahap beberapa PSAK berbasis IFRS
3.      Tahap implementasi (2012)
·         Penerapan PSAK IFRS secara bertahap
·         Evaluasi dampak penerapan PSAK secara komprehemsif.
PSAK disahkan 23 Desember 2009:
  1. PSAK 1 (revisi 2009)  : Penyajian Laporan Keuangan
  2. PSAK 2 (revisi 2009)  : Laporan Arus Kas
  3. PSAK 4 (revisi 2009)  : Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri
  4. PSAK 5 (revisi 2009)  : Segmen Operasi
  5. PSAK 12 (revisi 2009)            : Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
  6. PSAK 15 (revisi 2009)            : Investasi Pada Entitas Asosiasi
  7. PSAK 25 (revisi 2009)            : Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan.
  8. PSAK 48 (revisi 2009)            : Penurunan Nilai Aset
  9. PSAK 57 (revisi 2009)            : Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi
  10. PSAK 58 (revisi 2009)            : Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang dihentikan
Interpretasi disahkan 23 Desember 2009:
  1. ISAK 7 (revisi 2009)  : Konsolidasi Entitas Bertujuan Khusus
  2. ISAK 9 (revisi 2009)  : Perubahan atas Liabilitas Purna Operasi, Liabilitas Restorasi, dan Liabilitas serupa
  3. ISAK 10 (revisi 2009)            : Program Loyalitas Pelanggan
  4. ISAK 11 (revisi 2009)            : Distribusi Aset Nonkas Kepada Pemilik
  5. ISAK 12 (revisi 2009)            : Pengendalian Bersama Entitas: Kontribusi Nonmoneter oleh Venturer.
PSAK disahkan sepanjang tahun 2009 yang berlaku efektif tahun 2010:
  1. PPSAK 1: Pencabutan PSAK 32: Akuntansi Kehutanan, PSAK 35: Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi, dan PSAK 37: Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol
  2. PPSAK 2: Pencabutan PSAK 41: Akuntansi Waran dan PSAK 43: Akuntansi Anjak Piutang
  3. PPSAK 3: Pencabutan PSAK 54: Akuntansi Restrukturisasi Utang Piutang bermaslah
  4. PPSAK 4: Pencabutan PSAK 31 (revisi 2000): Akuntansi Perbankan, PSAK 42: Akuntansi Perusahaan Efek, dan PSAK 49: Akuntansi Reksa Dana
  5. PPSAK 5: Pencabutan ISAK 06: Interpretasi atas Paragraf 12 dan 16 PSAK No. 55 (1999) tentang Instrumen Derivatif Melekat pada Kontrak dalam Mata Uang Asing.
PSAK yang disahkan 19 Februari 2010:
1.      PSAK 19 (2010)         : Aset Tidak Berwujud
2.      PSAK 14 (2010)         : Biaya Situs Web
3.      PSAK 23 (2010)         : Pendapatan
4.      PSAK 7 (2010)           : Pengungkapan Pihak-pihak Yang Berelasi
5.      PSAK 22 (2010)         : Kombinasi Bisnis (disahkan pada 3 MAret 2010)
6.      PSAK 10 (2010)         : Transaksi Mata UAng Asing (disahkan pada 23 Maret 2010)
7.      ISAK 13 (2010)           : Lindung NIlai Investasi Neto dalam Kegiatan Usaha
Exposure Draft Public Hearing 27 April 2010
1.      ED PSAK 24 (2010)   : Imbalan Kerja
2.      ED PSAK 18 (2010)   : Program Manfaat Purnakarya
3.      ED PSAK 16              : Perjanjian Konsesi Jasa (IFRIC 12)
4.      ED ISAK 15               : Batas Aset Imbalan Pasti, Persyaratan Pendanaan Minimum dan Interaksinya
5.      ED PSAK 3                : Laporan Keuangan Interim
6.      ED ISAK 17               : Laporan Keuangan Interim dan Penurunan Nilai
Exposure Draft Public Hearing 14 Juli 2010
  1. ED PSAK 60              : Instrumen Keuangan: Pengungkapan
  2. ED PSAK 50 (R 2010): Instrumen Keuangan: Penyajian
  3. ED PSAK 8 (R 2010)  : Peristiwa Setelah Tanggal Neraca
  4. ED PSAK 53 (R 2010): Pembayaran Berbasis Saham
Exposure Draft Public Hearing 30 Agustus 2010
  1. ED PSAK 46 (R 2010) : Pajak Pendapatan
  2. ED PSAK 61              : Akuntansi Hibah Pemerintah dan Pengungkapan Bantuan Pemerintah
  3. ED PSAK 63              : Pelaporan Keuangan dalam Ekonomi Hiperniflasi
  4. ED ISAK 18               : Bantuan Pemerintah-Tidak Ada Relasi Spesidik dengan Aktivitas Operasi
  5. ED ISAK 20               : Pajak Penghasilan-Perubahan dalam Situs Pajak Ensitas atau Para Pemegang Sahamnya
Tahun 2011 disebutkan sebagai tahap persiapan konvergensi IFRS di Indonesia. Persiapan akhir ini terdiri dari penyelesaian persiapan infrastruktur yang diperlukan dan penerapan secara bertahap beberapa PSAK berbasis IFRS.
Diharapkan di tahun 2012 IFRS sudah dapat diterapkan secara keseluruhan di Indonesia.

Jumat, 06 Januari 2012

ETIKA PROFESI AKUNTANSI 3

Soal :
1. Mengapa suatu profesi perlu etika ? Jelaskan pendapat saudara ?
2. Apa yang Anda ketahui tentang IAI ? Jelaskan dengan singkat dan padat.

Jawab :
1. Menurut saya seseorang yang berprofesi apapun harus memiliki etika, karena semua profesi mengandalkan keahlian dan ketrampilan dimana memiliki komitmen pribadi yang mendalam atas pekerjaannya namun itu tidak cukup harus ditambah oleh etika. Karena etika adalah gambaran untuk mengetahui dan memahami cara yang baik atau tidak, jika profesi yang dilakukan menggunakan etika maka akan mendapatkan kepercayaan lebih tinggi dari penglihatan orang lain maupun di mata masyarakat. Karena jika profesi menggunakan etika maka akan melaksanakan pekerjaan secara professional dan mengikuti hukum yang berlaku.
2. IAI ( Ikatan Akuntan Indonesia) adalah organisasi profesi akuntan di Indonesia. Kantor sekretariatnya terletak di Graha Akuntan, Menteng, Jakarta. Pada waktu Indonesia merdeka, hanya ada satu orang akuntan pribumi, yaitu Prof. Dr. Abutari, sedangkan Prof. Soemardjo lulus pendidikan akuntan di negeri Belanda pada tahun 1956.
Akuntan-akuntan Indonesia pertama lulusan dalam negeri adalah Basuki Siddharta, Hendra Darmawan, Tan Tong Djoe, dan Go Tie Siem, mereka lulus pertengahan tahun 1957. Keempat akuntan ini bersama dengan Prof. Soemardjo mengambil prakarsa mendirikan perkumpulan akuntan untuk bangsa Indonesia saja. Alasannya, mereka tidak mungkin menjadi anggota NIVA (Nederlands Institute Van Accountants) atau VAGA (Vereniging Academisch Gevormde Accountants). Mereka menyadari keindonesiaannya dan berpendapat tidak mungkin kedua lembaga itu akan memikirkan perkembangan dan pembinaan akuntan Indonesia.
Untuk mencapai tujuan tersebut terdapat empat kebutuhan yang harus dipenuhi:
• Kreditabilitas : Masyarakat membutuhkan kredibilitas informasi dan sistem informasi
• Profesionalisme: Diperlukan individu yang dengan jelas dapat diidentifikasikan oleh pemakai jasa Akuntan sebagai profesional di bidang akuntansi.
• Kualitas Jasa : Terdapatnya keyakinan bahwa semua jasa yang diperoleh dari akuntan diberikan dengan standar kinerja tertinggi.
• Kepercayaan :Pemakai jasa akuntan harus dapat merasa yakin bahwa terdapat kerangka etika profesional yang melandasi pemberian jasa oleh akuntan
Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia terdiri dari tiga bagian:
•Prinsip Etika
•Aturan Etika, dan
•Interpretasi Aturan Etika.

ETIKA PROFESI AKUNTANSI 2

SOAL :
1.Bagaimana pendapat saudara tentang pernyataan kompetisi lambang ketamakan?
2.Berilah contoh penerapan moral dalam dunia bisnis di era pasar bebas saat ini (min.5)?
3.Sebutkan contoh dari situasi benturan kepentingan dlm dunia bisnis (min.4) dari 8 kategori yang ada?
JAWAB :
1. Menurut pendapat saya kompetisi lambing ketamakan adalah sebuah konsep yang mengisyaratkan bahwa mereka yang berhasil adalah yang mahir menghancurkan musuh-musuhnya. Dalam kata lain yang kuat yang bertahan. Para pesaing bisnis menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan yang diinginkan meskipun cara yang dilakukan merugikan pihak lain. Menurut saya konsep tersebut tidak pantas diterapkan dalam dunia bisnis sekarang ini yang persaingannya sangat ketat.
2. Contoh penerapan moral dalam dunia bisnis di era pasar bebas saat ini , yaitu :
1. Jujur dalam bertindak.
2. Adil dalam setiap persaingan dalam dunia bisnis.
3. Tidak melakukan kebohongan dalam kualitas produk.
4. Menjaga tutur kata dalam dunia bisnis.
5. Menggunakan pakaian yang layak untuk mempromosikan barang yang diproduksi.

3. Contoh dari situasi benturan kepentingan dalam dunia bisnis yaitu:
a. Segala penerimaan dari keuntungan , dari seseorang / organisasi / pihak ketiga yang berhubungan dengan perusahaan.
b. Segala posisi dimana karyawan dan pimpinan perusahaan mempunyai pengaruh atau kontrol terhadap evaluasi hasil pekerjaan atau kompensasi dari personal yang masih ada hubungan keluarga.
c. Segala hubungan bisnis atas nama perusahaan dengan personal yang masih ada hubungan keluarga (family), atau dengan perusahaan yang di kontrol oleh personal tersebut.
d. Segala kepentingan pribadi yang berhubungan dengan kepentingan perusahaan.

ETIKA PROFESI AKUNTANSI 1

Soal :
1.Sebutkan teori etika yang saudara ketahui selain teori yang sudah di jelaskan (min 3)?
2.Tuliskanlah contoh etika umum yang berlaku di masyarakat (min 5)?
3.Bagaiman Pendapat saudara tentang paham Hedonisme bila di terapkan di era saat ini?
Jawab:
1. Teori-Teori Etika
1. Etika Deontologi
Istilah deontologi berasal dari kata Yunani ‘deon’ yang berarti kewajiban. ‘Mengapa perbuatan ini baik dan perbuatan itu harus ditolak sebagai buruk’, deontologi menjawab ‘karena perbuatan pertama menjadi kewajiban kita dan karena perbuatan kedua dilarang’. Yang menjadi dasar baik buruknya perbuatan adalah kewajiban. Pendekatan deontologi sudah diterima dalam konteks agama, sekarang merupakan juga salah satu teori etika yang terpenting.Tiga prinsip yang harus dipenuhi:
• Supaya suatu tindakan punya nilai moral, tindakan itu harus dijalankan berdasarkan kewajiban.
• Nilai moral dari tindakan itu tidak tergantung pada tercapainya tujuan dari tindakan itu melainkan tergantung pada kemauan baik yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan itu-berarti kalaupun tujuannya tidak tercapai, tindakan itu sudah di nilai baik.
• Sebagai konsekuensi dari kedua prinsip itu, kewajiban adalah hal yang niscaya dari tindakan yang dilakukan berdasarkan sikap hormat pada hokum moral universal.
2. Etika Keutamaan
Teori keutamaan (virtue) memandang sikap atau akhlak seseorang. Dalam etika ini terdapat minat khusus untuk teori keutamaan sebagai reaksi atas teori – teori etika sebelumnya yang terlalu berat sebelah dalam mengukur perbuatan dengan prinsip atau norma.
Etika keutamaan adalah memandang sikap atau akhlak seseorang. Tidak ditanyakan apakah suatu perbuatan tertentu adil, atau jujur, atau murah hati dan sebagainya. Keutamaan bisa didefinisikan sebagai berikut : disposisi watak yang telah diperoleh seseorang dan memungkinkan dia untuk bertingkah laku baik secara moral. Contoh keutamaan adalah kebijaksanaan, keadilan, suka bekerja keras, dan hidup yang baik.
3. Utilitarisme
Utilitarisme berasal dari kata Latin utilis yang berarti “bermanfaat”. Menurut teori ini, suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi menfaat itu harus menyangkut bukan saja satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan. Menurut suatu perumusan terkenal, dalam rangka pemikiran utilitarisme (utilitarianism) criteria untuk menentukan baik buruknya suatu perbuatan.
Dalam perdebatan antara para etikawan, teori utilitarisme menemui banyak kritik. Keberatan utama yang dikemukakan adalah bahwa utilitarisme tidak berhasil menampung dalam teorinya dua paham etis yang amat penting, yaitu keadilan dan hak. Jika suatu perbuatan membawa manfaat sebesar – besarnya untuk jumlah orang terbesar, maka menurut utilitarisme perbuatan itu harus dianggap baik. Jika mereka mau konsisten, para pendukung utilitarisme mesti mengatakan bahwa dalam hal itu peerbuatannya harus dinilai baik. Jadi, kalau mau konsisten, mereka harus mengorbankan keadilan dan hak kepada manfaat. Namun kesimpulan itu sulit diterima oleh kebanyakan etikawan. Sebagai contoh bisa disebut kewajiban untuk menepati janji. Dasarnya adalah kewajiban dan hak.
Dua macam utilitarisme :
a)Utilitarisme perbuatan (act utilitarianism)
b)Utilitarisme aturan (rule utilitarianism)

2. Contoh etika umum yang berlaku di masyarakat, yaitu :
1. Sopan, ramah tamah, dan bertegur sapa saat bertemu dengan tetangga ataupun orang yang dikenal.
2. Tidak menghina orang lain.
3. Ikut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti dilingkungan rumah.
4. Orang yang mencuri barang milik orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya, maka akan diberi sanksi yang tegas,
5. Moral yang baik dalam pergaulan sehari-hari dan dimanapun kita berada.

3. Paham Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan. Hedonisme merupakan ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup dan tindakan manusia dan menurut saya bila paham tersebut di terapkan pada era saat ini maka maka secara otomatis para penganutnya akan menjauhi segala bentuk tindakan yang hanya akan membuat kesenangan yang diraihnya menghilang. Tetapi sejalan dengan hukum sebab akibat, maka adanya hedonisme tidak mungkin lebih awal dari usaha peraihan kesenangan itu. Persentase dari hasil sikap hedonisme ini lebih banyak mengantarkan penganutnya kepada keduniawian belaka yang mana hanya akan mendapatkan kelelahan atas bentuk mempertahankannya akan tetapi tidak bernilai secara moral. Bahkan jika sikap hedonisme diterapkan sebagai pandangan dalam suatu Negara, maka niscaya Negara tersebut akan mengalami kemunduran dalam hal apapun. Selayaknya kita harus mengadakan perubahan. Yaitu dengan merubah pandangan hedonis menjadi pandangan keilmuan, dan juga membiasakan diri untuk bersikap apa adanya dan menghargai segala bentuk karunia Tuhan yang telah kita dapatkan dengan semangat bersyukur karena semua ini adalah keutamaannya.

Rabu, 16 Maret 2011

Sejarah Toefl

Mungkin anda sering mendengar istilah TOEFL tahukah anda apa pengertiannya? Inilah dia penjelasan dan pengertian TOEFL:

Test of English as a Foreign Language disingkat TOEFL adalah ujian kemampuan berbahasa Inggris (logat Amerika) yang diperlukan untuk mendaftar masuk ke kolese (college) atau universitas di Amerika Serikat atau negara-negara lain di dunia. Ujian ini sangat diperlukan bagi pendaftar atau pembicara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris. Ujian TOEFL ini diselenggarakan oleh kantor ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat untuk semua peserta tes di seluruh dunia.

Jenis tes bahasa Inggris TOEFL ini pada umumnya diperlukan untuk persyaratan masuk kuliah pada hampir semua universitas di Amerika Serikat dan Kanada baik untuk program undergraduate (S-1) maupun graduate (S-2 atau S-3). Hasil tes TOEFL ini juga dipakai sebagai bahan pertimbangan mengenai kemampuan bahasa Inggris dari calon mahasiswa yang mendaftar ke universitas di negara lain, termasuk universitas di Eropa dan Australia. Secara umum, tes TOEFL lebih berorientasi kepada American English, dan sedikit berbeda dengan jenis tes IELTS yang berorientasi kepada British English. Tidak seperti tes IELTS, tes TOEFL ini pada umumnya tidak mempunyai bagian individual interview test.

Biasanya tes ini memakan waktu sekitar tiga jam dan diselenggarakan dalam 4 bagian, yaitu bagian:

* listening comprehension,
* grammar structure and written expression,
* reading comprehension, dan bagian
* writing.

Nilai hasil ujian TOEFL berkisar antara: 310 (nilai minimum) sampai 677 (nilai maximum) untuk versi PBT (paper-based test).

Sejak tahun 1998, tes TOEFL ini diadakan secara online dengan menggunakan komputer (Computer-based Testing/CBT), dan sejak tahun 2005 disebut iBT (Internet-based Test). Di tempat-tempat yang belum bisa melaksanakan CBT atau iBT (karena belum ada fasilitas komputer dan jaringan internetnya), ujian TOEFL ini masih tetap diadakan secara manual menggunakan kertas dan potlot (paper-based test atau PBT). Informasi lebih lengkap tentang tes CBT dan paper-based TOEFL berkaitan dengan pendaftaran, lokasi penyelenggaraan, biaya, dan bahan-bahan persiapan tes dapat dilihat di situs resmi TOEFL, http://www.toefl.org (hasil ujian TOEFL versi CBT mempunyai nilai berkisar antara 0 sampai 300, sementara nilai untuk iBT adalah dari 0 sampai 120) [1].

Akhir-akhir ini penyelenggara tes TOEFL juga mengadakan jenis tes TWE (Test of Written English) yang hasil nilainya terpisah dari nilai tes TOEFL. Tes ini memakan waktu selama 30 menit, dan peserta akan diminta untuk menuliskan karangan singkat yang menggambarkan mengenai kemampuan peserta untuk mengekspresikan dan menuangkan suatu gagasan atau ide, serta mendukung gagasan itu dengan contoh-contoh yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan bahasa Inggris yang standar.

Jenis tes TOEFL yang lain adalah TSEP (Test of Spoken English Program) yang mirip dengan bagian individual interview pada tes IELTS. Tes ini biasanya dipakai kalau kita ingin mendaftar sebagai asisten dosen atau asisten laboratorium (sebagai salah satu cara untuk meringankan biaya kuliah) di universias di AS (atau negara lain). Bentuk tesnya diadakan secara lisan dan berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Waktu penyelenggaraan dan batas akhir pendaftarannya sama dengan tes TOEFL yang lain, dan biayanya kira-kira sebesar US$100.

Senin, 03 Januari 2011

Complain Letter

Complaint Letters
Complaint letters are an effective way of expressing the customer’s/consumer’s dissatisfaction with a product or service. They are better than a verbal complaint as the written word always yields more power than a verbal one. Here are a few tips to help you write an effective Complaint letter:

One of the most important things while writing a complaint letter is that it should reach the right department and the right person. Generally such information is available either on the product itself or the receipt of purchase.

Keep the letters short and simple while stating all the facts clearly. Include the name of the product, the receipt number, the date and place of purchase. It is also important to clearly state why you are not happy with that particular product/service. Be specific while stating the problem and avoid sweeping statements or ambiguity.

The tone of the letter should be polite but firm. It is best to avoid rude and sarcastic statements as these would not get you anywhere. It is best to take a formal and objective approach in the letter rather than play on the emotional quotient.

You can mention how you wish the problem to be rectified. It may be in the form of a refund or a replacement or any other method which you think is most suitable. At this point, it is also good give a time-frame within which you expect the problem to be solved. Be reasonable while setting the time-frame.

If possible, you can include a couple of positive points of the other party, as this would help you to get a better response. It is a good idea to include phrases like “Probably, this is a rare case where you have erred…” or “It is the first time in all the years that I have used your service/product that I have a problem…” Such statements are likely to make a positive impact on the person reading your letter and you can expect a quick reply.

While writing a complaint letter it is important to mention the documents you are including to substantiate your complaint. Just remember to include only copies of the original receipts or any other relevant documents.

Do not forget to include your contact information.


65 Market Street
Val Haven, CT 95135
June 30, 2004

Customer Service
Cool Sports, LLC
8423 Green Terrace Road
Asterville, WA 65435

Dear Sir or Madam:

I have recently ordered a new pair of soccer cleats (item #6542951) from your website on June 21. I received the order on June 26. Unfortunately, when I opened it I saw that the cleats were used. The cleats had dirt all over it and there was a small tear in front of the part where the left toe would go. My order number is AF26168156.

To resolve the problem, I would like you to credit my account for the amount charged for my cleats, I have already went out and bought a new pair of cleats at my local sporting goods store so sending another would result in me having two pairs of the same cleats.

Than you for taking the time to read this letter. I have been a satisfied customer of your company for many years and this is the first time I have encountered a problem. If you need to contact me, you can reach me at (555) 555-5555.

Sincerely,

Signature

Ken Thomas